JAKARTA — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bersiap menggelar pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura periode 2024-2029 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Sabtu, 26 April 2025. Di balik agenda seremonial itu, Hanura tampak ingin menunjukkan dua hal sekaligus: konsolidasi internal yang sudah matang dan pesan politik bahwa partai ini masih ingin diperhitungkan menjelang Pemilu 2029.
Undang Presiden hingga Pimpinan Parpol
Ketua Panitia Pengukuhan Benny Rhamdani menyampaikan, Hanura mengundang sejumlah tokoh penting, mulai dari presiden, wakil presiden, menteri, pimpinan lembaga, hingga ketua umum partai politik. Undangan itu disampaikan dalam konferensi pers di Gedung The City Tower, Jakarta.
Menurut Benny, acara tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 5.000 peserta. Jumlah itu menunjukkan bahwa Hanura ingin menjadikan pengukuhan ini bukan sekadar forum internal, melainkan panggung politik yang lebih luas untuk memperlihatkan kekuatan organisasi partai.
Dalam kesempatan itu, Hanura juga akan mengumumkan susunan kepengurusan hasil Musyawarah Nasional Partai Hanura yang sebelumnya telah digelar.
OSO Kembali Pimpin Hanura
Oesman Sapta Odang atau OSO kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura periode 2024-2029. Penetapan itu didasarkan pada dukungan dari 514 DPC dan DPD Partai Hanura se-Indonesia. Dengan dukungan itu, OSO kembali menjadi figur sentral dalam arah gerak partai yang selama ini mengandalkan soliditas struktur di daerah.
Hanura juga memasukkan sejumlah nama baru dalam kepengurusan, di antaranya Patrialis Akbar, Patrice Rio Capella, Agus Hermanto, Sonny Tulung, serta delapan purnawirawan jenderal TNI/Polri. Kehadiran nama-nama tersebut memberi sinyal bahwa Hanura ingin merangkul pengalaman politik, jejaring birokrasi, dan latar belakang keamanan dalam susunan barunya.
Sudah Diserahkan ke Kementerian Hukum
Benny mengatakan susunan pengurus yang akan dikukuhkan telah diserahkan ke Kementerian Hukum. Ia menyebut langkah itu sebagai bagian dari tahapan administrasi yang harus ditempuh sebelum pengukuhan resmi dilakukan.
Di hadapan awak media, Benny juga menyatakan keyakinannya bahwa Hanura mampu kembali melangkah ke Senayan pada Pemilu 2029. Keyakinan itu, menurut dia, bertumpu pada konsolidasi organisasi dan penyusunan kepengurusan yang dinilai lebih siap menghadapi pertarungan politik ke depan.
Dengan mengundang presiden, kepala daerah, pimpinan lembaga, dan para ketua umum partai, Hanura tampaknya tengah menguji seberapa jauh pengukuhan ini dapat menjadi momentum politik yang memperluas pengaruh, bukan hanya menegaskan komposisi baru di tubuh partai.
Source link
