28.8 C
Jakarta

Pati Polri Naik Pangkat Menjadi Jenderal Bintang 2: Nomor 4 Jebolan Akpol 1989

Published:

JAKARTA — Sebanyak 38 perwira tinggi (Pati) Polri resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara Korps Rapor yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, pada 30 Maret 2025. Dari jumlah itu, 10 pati naik menjadi jenderal bintang 2. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kenaikan pangkat ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor STR/8/8/III/KEP/2025 tertanggal 27 Maret 2025. Bagi Polri, momen tersebut bukan sekadar seremoni rutin, melainkan penegasan atas jenjang karier yang ditempuh para perwira senior di tengah tuntutan tugas yang kian kompleks.

Apresiasi atas dedikasi dan kinerja

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, kenaikan pangkat itu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja para pati Polri. Ia menekankan bahwa pembinaan personel tetap menjadi bagian penting agar institusi mampu menjawab tantangan ke depan dengan lebih siap.

Menurut Sandi, Polri juga terus diarahkan untuk tampil presisi, profesional, dan humanis dalam melayani masyarakat. Karena itu, kenaikan pangkat para pati ini dipandang sebagai bagian dari penguatan organisasi, bukan hanya penghormatan terhadap prestasi individu.

Nama-nama yang naik ke bintang dua

Di antara 10 pati yang naik pangkat menjadi jenderal bintang 2, salah satunya adalah Irjen Pol Edfrie R. Maith, S.I.K. Saat ini, ia menjabat Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Kementerian Dalam Negeri. Edfrie merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1995.

Dalam daftar kenaikan pangkat itu, Edfrie menjadi salah satu sosok yang menonjol karena posisinya berada di luar struktur inti Polri, namun tetap membawa nama institusi kepolisian dalam jabatan strategis di pemerintahan. Kenaikan ini sekaligus menandai pengakuan atas perjalanan panjang kariernya sebagai perwira tinggi.

Penanda regenerasi di tubuh Polri

Upacara Korps Rapor semacam ini kerap menjadi penanda penting dalam tubuh Polri, sebab di saat yang sama institusi menegaskan proses regenerasi dan penataan jenjang komando. Di tengah kebutuhan menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik, keberadaan pati dengan pangkat lebih tinggi diharapkan memperkuat kapasitas organisasi dalam mengambil keputusan dan menjalankan kebijakan.

Source link

Related articles

Recent articles