28.3 C
Jakarta

150 Kasus Kecelakaan: Tragisnya 8 Korban Tewas

Published:

JAKARTA — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi sorotan. Hingga H-3 Lebaran, tepatnya Jumat, 28 Maret 2025, tercatat 150 kasus kecelakaan di sejumlah titik. Dari jumlah itu, delapan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 28 orang mengalami luka berat dan 204 lainnya luka ringan.

Juru Bicara Operasi Ketupat 2025, KBP Ahmad Musthofa Kamal, menyampaikan bahwa rangkaian kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp179.000.000. Data ini menjadi gambaran bahwa lonjakan mobilitas masyarakat di masa mudik masih dibayangi risiko keselamatan di jalan.

Arus keluar Jakarta meningkat

Di sisi lain, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta terus menunjukkan kenaikan. Pergerakan kendaraan terpantau mengarah ke sejumlah jalur utama, antara lain Bogor, Merak, dan Bandung. Kondisi ini membuat sejumlah langkah rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus dan menekan potensi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan macet.

Rekayasa lalu lintas dan pembatasan kendaraan

Sejumlah pembatasan terhadap kendaraan tertentu juga diterapkan untuk mengoptimalkan pergerakan lalu lintas selama periode mudik. Langkah-langkah tersebut diambil di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang mulai meninggalkan Jakarta sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Operasi Ketupat 2025 pun kembali menegaskan bahwa pengamanan arus mudik tidak hanya soal kelancaran perjalanan, tetapi juga soal menekan angka kecelakaan yang masih cukup tinggi.

Source link

Related articles

Recent articles