28.7 C
Jakarta

10 Brevet Koleksi Kapuspen TNI Kristomei Sianturi

Published:

10 Brevet Koleksi Kapuspen TNI Kristomei Sianturi

Jakarta — Nama Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi belakangan kerap muncul di ruang publik, bukan hanya karena jabatannya sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, tetapi juga karena penjelasannya soal Undang-Undang TNI yang baru. Di tengah sorotan itu, rekam jejak militernya ikut menarik perhatian, termasuk deretan brevet dan penghargaan yang ia kumpulkan selama bertugas.

Jadi sorotan setelah jelaskan UU TNI

Kristomei menegaskan publik tak perlu khawatir dengan keberadaan UU TNI yang baru. Menurut dia, aturan tersebut justru memperjelas batasan bagi perwira TNI dalam menduduki jabatan sipil. RUU TNI yang kini resmi menjadi undang-undang disahkan DPR pada Kamis, 20 Maret 2025, dalam rapat paripurna yang dihadiri sejumlah tokoh penting.

Kristomei sendiri baru dilantik sebagai Kapuspen TNI pada 14 Maret 2025. Ia menggantikan Mayjen TNI Hariyanto, yang kini menjabat Sahli Tingkat III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 itu juga disebut berpeluang segera mendapat kenaikan pangkat dari Brigadir Jenderal menjadi Mayor Jenderal.

Deretan brevet yang menandai perjalanan karier

Di lingkungan militer, brevet bukan sekadar aksesori seragam. Bagi prajurit, brevet menjadi penanda keahlian, kualifikasi, dan capaian tertentu dalam pendidikan maupun penugasan. Kristomei Sianturi tercatat memiliki sejumlah brevet yang menunjukkan panjangnya perjalanan karier di tubuh TNI.

Beberapa brevet yang ia koleksi antara lain Brevet Kualifikasi Para Raider, Brevet Free Fall, Brevet Para Dewasa, Badge for Military Proficiency in Gold, Parachutist Badge, dan Basic Parachutist Badge. Selain itu, ia juga memperoleh penghargaan dari luar negeri, termasuk Parachutist Badge dari militer Spanyol dan Basic Parachutist Badge dari militer Malaysia.

Lengkap dengan pendidikan militer berlapis

Rekam jejak Kristomei tak berhenti pada brevet dan penghargaan. Ia juga menempuh pendidikan di sejumlah lembaga militer, termasuk Seskoad dan Unhan. Kombinasi antara pendidikan, penugasan, dan penghargaan itu memperlihatkan karier yang dibangun secara bertahap di lingkungan militer.

Dalam posisi barunya sebagai Kapuspen TNI, Kristomei kini menjadi salah satu wajah utama yang menjelaskan kebijakan dan sikap resmi institusi. Sorotan terhadap koleksi brevetnya hanya menegaskan bahwa ia bukan hanya seorang juru bicara militer, tetapi juga perwira yang membawa jejak panjang latihan dan penugasan di balik seragam yang dikenakannya.

Source link

Related articles

Recent articles