28.3 C
Jakarta

Hampir Imbang: Claudio Ranieri Beri Harapan, Tanpa Panik!

Published:

ROMA — Claudio Ranieri boleh sedikit lega, tetapi tidak sepenuhnya puas. Pelatih AS Roma itu menilai timnya terlalu lama membiarkan Empoli tetap hidup dalam pertandingan yang seharusnya bisa ditutup lebih cepat. Di Stadio Castellani, Roma memang memulai laga dengan sangat baik lewat gol cepat Matias Soulé, yang tercatat sebagai gol tercepat dalam sejarah klub di Serie A. Namun, setelah keunggulan itu tercipta, alur permainan Roma justru menurun dan membuat laga berjalan jauh lebih menegangkan dari yang diharapkan.

Gol cepat, lalu kehilangan kendali

Roma sebenarnya sempat punya sejumlah peluang untuk memperlebar jarak. Manu Kone, Eldor Shomurodov, dan Lorenzo Pellegrini mendapat kesempatan, tetapi tidak mampu memaksimalkannya menjadi gol tambahan. Situasi itu membuat Empoli terus bertahan dalam pertandingan dan nyaris menyamakan kedudukan di momen-momen penting.

Beruntung bagi Roma, Christian Kouame gagal menuntaskan peluang emas untuk membuat skor imbang. Bagi Ranieri, momen seperti itu menjadi pengingat bahwa timnya belum cukup rapi dalam mengelola keunggulan. Ia menilai pertandingan semacam ini seharusnya bisa diselesaikan lebih awal agar tidak membuka celah bagi lawan.

Sembilan perubahan dan tuntutan menjaga intensitas

Ranieri melakukan sembilan perubahan dari tim yang sebelumnya menaklukkan Athletic Club. Keputusan itu diambil untuk menjaga kebugaran sekaligus memberi kesempatan kepada pemain yang dianggap lebih segar dan lapar. Namun, rotasi besar itu juga menuntut konsentrasi penuh sejak menit awal hingga akhir.

Ia menegaskan bahwa jadwal padat belakangan ini membuat Roma harus siap menghadapi kesulitan kapan saja. Karena itu, menurut Ranieri, kemenangan tidak cukup hanya diraih; tim juga harus mampu mengontrol pertandingan tanpa membuat diri sendiri panik di menit-menit akhir. Fokus itu kini menjadi modal penting Roma saat bersiap menghadapi laga berikutnya melawan Athletic Club.

Source link

Related articles

Recent articles