Inter Milan menghadapi situasi yang membuat Simone Inzaghi harus berpikir ulang soal susunan tim. Cedera otot yang dialami Federico Dimarco bukan hanya mengurangi kekuatan di sisi kiri, tetapi juga memaksa sang pelatih mencari jalan keluar menjelang laga Liga Champions melawan Feyenoord.
Krisis di sektor bek sayap
Dimarco dipastikan menepi setidaknya tiga pekan setelah menjalani tes medis. Kondisi itu menambah panjang daftar masalah Inter, karena Inzaghi juga kehilangan tiga bek sayap lain, yakni Nicola Zalewski, Matteo Darmian, dan Carlos Augusto. Situasi ini membuat opsi di posisi tersebut menipis tajam, tepat ketika jadwal pertandingan sedang padat.
Menurut perkiraan yang beredar, Zalewski, Darmian, dan Dimarco baru bisa kembali setelah jeda internasional bulan Maret. Adapun Carlos Augusto masih punya peluang fit lebih cepat dan diharapkan tersedia saat Inter meladeni AC Monza di Serie A.
Peluang kembali ke empat bek
Dengan stok bek sayap yang terbatas, Inzaghi disebut bisa mengambil langkah tak biasa: beralih ke formasi empat bek. Opsi ini membuat Alessandro Bastoni dan Benjamin Pavard berpotensi digeser sebagai bek sayap, sementara beberapa gelandang seperti Denzel Dumfries, Nicolò Barella, atau Henrikh Mkhitaryan juga harus menyesuaikan diri dengan peran baru.
Langkah tersebut bukan keputusan ringan. Bagi Inzaghi, ini merupakan eksperimen untuk menambal krisis di sisi lapangan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Inter. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, terakhir kali Inzaghi memakai formasi empat bek adalah pada April 2017, saat masih menukangi Lazio.
Di tengah padatnya agenda dan minimnya pilihan pemain, Inter kini dipaksa mencari keseimbangan baru. Laga melawan Feyenoord bisa menjadi ujian pertama untuk melihat seberapa jauh Inzaghi berani keluar dari pakem yang selama ini ia pertahankan.
Selengkapnya mengenai berita ini dapat dilihat di sumber artikel.
Source link
