28.8 C
Jakarta

Rencana Penggusuran Warga Bantaran Kali Krukut: Penemuan Pertama Rano

Published:

JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menandai kunjungan perdananya ke lokasi banjir dengan pernyataan yang langsung menyasar akar persoalan di Kali Krukut. Di segmen Jalan NIS, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025), Rano atau yang akrab disapa Bang Doel menyebut penataan kawasan bantaran sungai tak bisa lagi ditunda.

Relokasi jadi opsi utama

Dalam peninjauan itu, Rano menyampaikan bahwa warga yang tinggal di bantaran Kali Krukut akan digusur dan dipindahkan ke rumah susun yang rencananya dibangun tidak jauh dari lokasi sekarang. Menurut dia, skema relokasi justru menjadi bagian yang relatif lebih mudah dibandingkan pekerjaan membangun kesepahaman dengan warga terdampak.

“Yang paling sulit itu sosialisasi dan meyakinkan warga,” ujar Rano dalam kunjungan tersebut. Ia menegaskan, pemerintah perlu menyiapkan pendekatan yang tidak semata administratif, tetapi juga mampu menjawab kekhawatiran warga yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman banjir.

Banjir tahunan jadi alasan penataan

Rano menilai relokasi di bantaran Kali Krukut merupakan langkah yang tepat karena kawasan itu berulang kali terdampak banjir setiap tahun. Kondisi tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa penanganan sementara tidak cukup untuk memberi rasa aman bagi warga. Ia bersama Pramono akan mencari formulasi penampungan yang lebih permanen bagi masyarakat yang terkena dampak.

Dengan rencana pembangunan rumah susun di sekitar lokasi, pemerintah daerah berharap warga tetap bisa bertahan di area yang tak terlalu jauh dari lingkungan lama, namun terhindar dari risiko banjir yang terus berulang. Bagi Rano, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah menjelaskan bahwa penataan kawasan bukan sekadar pemindahan, melainkan upaya mengakhiri siklus bencana yang selama ini membayangi warga bantaran Kali Krukut.

Related articles

Recent articles