JAKARTA — Timnas Putri Indonesia bersiap menghadapi tantangan baru saat melawan Arab Saudi pada FIFA Women’s Match Day, Kamis (20/2/2025), di Stadion King Abdullah Sports City Reserve, Jeddah, Arab Saudi. Laga ini bukan sekadar pertandingan uji coba, tetapi juga menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Satoru Mochizuki untuk mengukur kesiapan tim di hadapan lawan yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya.
Persiapan Timnas Putri Indonesia Jelang Laga di Jeddah
Satoru Mochizuki mengaku timnya sudah memaksimalkan persiapan sejak awal. Karena belum pernah bertemu Arab Saudi, ia dan staf pelatih memanfaatkan video pertandingan untuk membaca pola permainan lawan. Dari hasil pengamatan itu, Arab Saudi dinilai punya organisasi permainan yang cukup rapi dan berbahaya dalam situasi bola mati.
Aspek set piece menjadi perhatian khusus dalam latihan Timnas Putri Indonesia. Antisipasi itu disusun agar tim tidak mudah kehilangan momentum dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat. Di sisi lain, persiapan tersebut juga menunjukkan bahwa Indonesia tidak ingin hanya mengandalkan status unggul di atas kertas.
Selisih Peringkat Tak Bikin Tim Lengah
Secara peringkat FIFA, Indonesia berada di posisi ke-97, sedangkan Arab Saudi masih tertahan di peringkat ke-166. Namun, selisih itu tidak otomatis membuat laga berjalan mudah. Arab Saudi sendiri baru membentuk tim sepakbola putri pada 2019 dan mulai serius mengembangkan skuadnya sejak 2022.
Situasi tersebut membuat pertandingan ini menarik untuk dilihat sebagai ajang pembanding perkembangan dua tim dengan jalur pembinaan yang berbeda. Bagi Indonesia, laga di Jeddah menjadi ujian penting untuk menjaga konsistensi permainan sekaligus mengukur efektivitas persiapan yang telah dilakukan.
Ujian yang Menuntut Fokus Penuh
Dengan lawan yang belum familiar, Timnas Putri Indonesia dituntut tampil disiplin sejak menit awal. Mochizuki tampak ingin memastikan anak asuhnya tidak terpancing oleh perbedaan peringkat semata, melainkan tetap fokus pada detail permainan yang sudah disiapkan.
Pertemuan ini pada akhirnya menjadi momen penting bagi kedua tim untuk melihat sejauh mana perkembangan mereka. Bagi Indonesia, hasil di Jeddah akan menjadi salah satu tolok ukur sebelum melangkah ke agenda berikutnya. Jangan lewatkan liputan selengkapnya hanya di JPNN.com.
