Pencapaian Terbaru PSIM Jogja di Babak 8 Besar Liga 2
PSIM Jogja pulang dari Sidoarjo dengan hasil yang sangat berharga. Menghadapi Deltras FC di babak 8 besar Liga 2, Laskar Mataram meraih kemenangan meyakinkan yang sekaligus mengantar mereka ke puncak klasemen dengan 12 poin. Hasil ini bukan hanya menambah modal penting dalam persaingan, tetapi juga mempertegas langkah PSIM Jogja untuk terus menjaga asa menuju Liga 1.
Kemenangan yang Tidak Datang dengan Mudah
Meski skor akhir berpihak pada PSIM, pertandingan di kandang Deltras FC Sidoarjo tidak berlangsung sederhana. Tim tamu sempat berada dalam tekanan sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan. Sunni Hizbullah dan Rafinha menjadi pencetak gol yang memastikan PSIM keluar dari laga tersebut dengan tiga poin penuh.
Pelatih PSIM Jogja, Erwan Hendarwanto, menilai duel itu berjalan ketat. Ia menegaskan bahwa perubahan permainan justru lahir dari kontribusi pemain-pemain pengganti yang masuk pada babak kedua. Menurut dia, keputusan melakukan rotasi memberi dampak langsung pada ritme dan agresivitas tim.
Peran Pemain Cadangan Jadi Pembeda
Erwan juga mengambil langkah penting dengan menarik keluar pemain asingnya, Omid Popalzay, pada paruh kedua. Pergantian itu menjadi bagian dari upaya mengubah alur permainan saat PSIM masih mencari celah untuk menekan lawan. Setelah beberapa penyesuaian dilakukan, serangan PSIM tampil lebih efektif dan hasilnya terlihat dari gol-gol yang tercipta.
Kemenangan ini menempatkan PSIM Jogja semakin dekat dengan target besar mereka. Posisi di puncak klasemen bukan jaminan akhir, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa Laskar Mataram memiliki tenaga dan kedalaman skuad untuk terus bersaing di jalur promosi.
Langkah Makin Dekat ke Liga 1
Tambahan tiga poin dari laga kontra Deltras FC memberi dorongan moral yang besar bagi tim dan suporter. Di fase seperti ini, konsistensi menjadi kunci, dan PSIM kini punya alasan untuk menjaga kepercayaan diri mereka tetap tinggi. Kemenangan di Sidoarjo memberi pesan jelas: PSIM Jogja tidak sekadar bertahan di papan atas, tetapi sedang bergerak dengan tujuan yang semakin nyata menuju Liga 1.
