31.4 C
Jakarta

“Gunung Ibu Meletus: Penemuan Abu Vulkanik Tinggi”

Published:

Gunung Ibu kembali erupsi pada Minggu malam, 2 Februari 2025, dengan kolom abu yang terpantau membumbung hingga sekitar 800 meter di atas puncak. Aktivitas vulkanik ini menambah perhatian warga di sekitar Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang sejak lama hidup berdampingan dengan ancaman letusan gunung api.

Erupsi terjadi malam hari, abu naik hingga 2.125 meter di atas laut

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, meletus pada Minggu (2/2/2025) pukul 20.21 WIT. Berdasarkan catatan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, M. Richard Chaniago, kolom letusan teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau sekitar 2.125 meter di atas permukaan laut.

Erupsi tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 69 detik. Meski durasinya relatif singkat, semburan abu tetap menjadi perhatian karena dapat berdampak pada jarak pandang, kenyamanan warga, hingga aktivitas masyarakat di wilayah sekitar gunung.

Radius bahaya diperketat, warga diminta tetap waspada

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Ibu. Selain itu, ada perluasan sektoral sejauh 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu yang juga harus dihindari.

Jika hujan abu terjadi, warga diminta menggunakan pelindung hidung, mulut, dan mata untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan. Imbauan ini penting terutama bagi penduduk yang masih beraktivitas di luar rumah atau berada di jalur yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik.

Warga diminta tak sebarkan informasi tak jelas sumbernya

Selain kewaspadaan terhadap bahaya erupsi, pihak berwenang juga meminta masyarakat menjaga kondusivitas dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah. Warga diminta tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya agar situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan kepanikan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diharapkan berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi langsung terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.

Masyarakat dan instansi terkait juga dapat memantau pembaruan aktivitas Gunung Ibu melalui aplikasi Android Magma Indonesia, laman resmi Magma Indonesia, serta media sosial PVMBG melalui Facebook, Twitter, dan Instagram.

Related articles

Recent articles