31.4 C
Jakarta

“Prabowo Subianto: Makan Bergizi Gratis untuk Anak 2025” – Solusi Gizi Anak Terbaik

Published:

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menargetkan program makan bergizi gratis dapat menjangkau seluruh anak Indonesia pada akhir 2025. Target itu disampaikannya usai meresmikan proyek ketenagalistrikan di 18 provinsi di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin, 20 Januari 2025.

Target besar di tengah tantangan distribusi

Prabowo menempatkan program makan bergizi gratis sebagai salah satu agenda penting pemerintah. Ia mengakui, upaya menyediakan makanan bergizi secara merata bukan perkara sederhana. Namun, menurut dia, pemerintah tengah bekerja keras agar program itu dapat berjalan sesuai sasaran dan menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa tantangan terbesar bukan hanya soal penyediaan anggaran, melainkan juga memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Karena itu, ia menuntut pengelolaan dana dilakukan secara transparan agar pelaksanaan program tidak tersendat di lapangan.

Transparansi dana jadi sorotan

Prabowo menyebut transparansi sebagai syarat utama agar program makan bergizi gratis bisa berjalan lancar. Ia meyakini dana yang tersedia akan cukup untuk menopang pelaksanaan program, selama pengelolaannya dilakukan dengan disiplin dan prioritas yang jelas.

Ia juga menegaskan bahwa pemberian makanan harus diprioritaskan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan pendekatan itu, pemerintah berharap bantuan yang disalurkan tidak sekadar merata di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak Indonesia.

Harapan tuntas akhir 2025

Prabowo berharap seluruh anak Indonesia sudah dapat menikmati makanan bergizi gratis pada penghujung 2025. Target itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus menegaskan bahwa isu gizi anak ditempatkan sebagai urusan strategis negara.

Dengan dorongan politik dari Istana, program ini kini bergerak dari sekadar janji menjadi pekerjaan besar yang menuntut ketepatan anggaran, ketelitian distribusi, dan pengawasan yang ketat. Pemerintah, kata Prabowo, akan terus mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Related articles

Recent articles