31.4 C
Jakarta

“Pusat Kanker Pertama di Sumatera Utara: Penemuan Menjanjikan”

Published:

Pusat Kanker Pertama di Sumatera Utara Mulai Dibangun, RSUP Adam Malik Perkuat Layanan Onkologi

Medan, 16 Januari 2025 — Upaya memperluas layanan kanker di Sumatera Utara mulai memasuki tahap baru. Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono pada Kamis (16/1/2025) resmi melakukan groundbreaking Gedung Onkologi Terpadu RSUP Adam Malik di Medan. Fasilitas ini digadang menjadi penguatan penting bagi penanganan kanker, terutama di wilayah Sumatera Utara yang selama ini masih membutuhkan layanan rujukan lebih dekat dan lebih cepat.

Lonjakan Kunjungan Pasien Kanker

Direktur Utama RSUP Adam Malik, Zainal Safri, menyebut layanan kanker menjadi salah satu yang paling banyak dikunjungi dibandingkan layanan penyakit katastropik lain di rumah sakit tersebut. Dalam periode 2019 hingga 2024, rata-rata pasien kanker yang datang ke RSUP Adam Malik mencapai 67.798 pasien per tahun. Angka itu menempatkan layanan onkologi di posisi teratas, melampaui layanan jantung, stroke, dan uronefrologi.

Menurut Zainal, tingginya kebutuhan layanan menunjukkan bahwa pembangunan gedung onkologi bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan jawaban atas beban layanan yang sudah lama menumpuk. Dengan fasilitas baru, rumah sakit berharap penanganan pasien bisa lebih tertata, mulai dari pemeriksaan, diagnosis, hingga terapi.

Didorong untuk Deteksi Dini dan Rujukan Lebih Cepat

Prof. Dante menegaskan bahwa layanan kanker harus menjadi bagian penting dalam sistem kesehatan. Ia berharap Gedung Onkologi Terpadu RSUP Adam Malik tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga mendorong deteksi dini agar kasus kanker bisa ditemukan lebih awal.

Selain itu, RSUP Adam Malik diharapkan menjalin kerja sama dengan rumah sakit lain di Provinsi Sumatera Utara. Skema ini dinilai penting untuk membantu penanganan pasien kanker yang sulit terdiagnosis atau diobati di daerah terpencil, sehingga rujukan dapat berjalan lebih efektif dan tidak menunda penanganan.

Tak Hanya Bangunan, Tapi Juga Kesiapan Layanan

Pembangunan pusat onkologi ini tidak berhenti pada fisik gedung. RSUP Adam Malik juga menyiapkan penguatan alat diagnostik kanker serta peningkatan kemampuan tenaga medis agar terapi dapat diberikan lebih efisien. Sejumlah dokter dengan spesialisasi kanker juga akan ditambah untuk mendukung operasional layanan baru tersebut.

Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menyampaikan apresiasi atas pembangunan pusat onkologi ini. Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah, khususnya untuk penyakit kanker yang membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan.

Proses pembangunan Gedung Onkologi Terpadu RSUP Adam Malik diperkirakan memakan waktu 12 hingga 16 bulan. Sejumlah pejabat, wali kota, dan perwakilan lembaga terkait turut hadir dalam acara groundbreaking tersebut. Kabar ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI.

Related articles

Recent articles