31.4 C
Jakarta

“30 WNI Dievakuasi dari Suriah, Selamat Tiba di Tanah Air”

Published:

Puluhan warga negara Indonesia akhirnya kembali menginjak tanah air setelah berhasil dievakuasi dari Suriah. Sebanyak 30 WNI tiba di Indonesia pada Minggu, 15 Desember 2024, dalam gelombang kedua pemulangan yang dilakukan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di tengah memanasnya situasi di negara tersebut.

Evakuasi lewat jalur darat dan udara

Para WNI itu terlebih dahulu menempuh perjalanan darat melewati perbatasan Masnaa menuju Lebanon. Dari sana, mereka diterbangkan ke Indonesia dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Proses ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan keselamatan WNI di wilayah yang masih bergejolak.

Menurut data Kemlu, para evacuee berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, antara lain Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan.

Situasi Suriah berubah cepat

Evakuasi ini berlangsung di saat perkembangan politik Suriah bergerak sangat cepat. Pada Minggu, 8 Desember 2024, oposisi Suriah mengumumkan bahwa rezim Presiden Bashar al-Assad telah berakhir. Pernyataan itu sekaligus menandai kegagalan dukungan Rusia dan Iran terhadap pemerintahan Assad yang selama ini menjadi sekutu utama mereka.

Kepala Koalisi Nasional Revolusi dan Pasukan Oposisi Suriah, Hadi al-Bahra, menyebut kondisi di Suriah kini aman dan tidak memberi ruang bagi aksi balas dendam. “Babak kelam dalam sejarah Suriah telah berakhir,” ujarnya. Bagi para WNI yang baru dipulangkan, perubahan situasi itu menjadi latar dari proses evakuasi yang harus dijalankan dengan cepat dan hati-hati.

Related articles

Recent articles