JAKARTA — Di tengah derasnya tuntutan terhadap generasi muda, Bakti Pendidikan Djarum Foundation memilih cara yang tak biasa untuk menanamkan nilai kebangsaan: lewat panggung. Melalui pagelaran drama musikal dan tari bertema Gugah Jiwa Nusantara, lembaga ini menutup rangkaian kegiatan Nation Building dengan pesan yang jelas, bahwa Indonesia membutuhkan anak muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, kolaboratif, dan kreatif.
Panggung sebagai ruang menempa karakter
Pagelaran tersebut diikuti 516 Beswan Djarum angkatan 2023/2024 dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Mereka tidak sekadar menjadi penonton, melainkan juga bagian dari proses produksi yang menuntut disiplin, kerja sama, dan daya tahan. Seluruh rangkaian dipersiapkan hanya dalam waktu empat hari, sebuah rentang yang singkat untuk sebuah pementasan dengan konsep yang kompleks.
Dalam pertunjukan itu, karakter-karakter Nusantara dan tokoh-tokoh pendiri bangsa dihadirkan sebagai simbol keteladanan. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut dirancang untuk memberi inspirasi kepada Generasi Z agar mampu membaca tantangan zaman tanpa kehilangan akar kebangsaan. Di balik kemegahan panggung, pesan yang ingin ditegaskan justru sederhana: membangun bangsa juga berarti membangun mentalitas generasi mudanya.
Bekal untuk Indonesia Emas 2045
Program ini diarahkan untuk membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan Indonesia Emas 2045. Bagi para peserta, pengalaman tersebut bukan hanya soal tampil di atas panggung, melainkan juga latihan menghadapi tekanan, mengatur ritme kerja, dan menyatukan gagasan dalam waktu terbatas. Dari proses itu, mereka diharapkan membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman artistik.
Pagelaran Gugah Jiwa Nusantara menjadi penanda bahwa pembinaan generasi muda tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas atau forum formal. Melalui seni pertunjukan, nilai kebersamaan, ketangguhan, dan kebanggaan terhadap identitas bangsa dirangkai menjadi pengalaman yang membekas, sekaligus menguji kesiapan mereka mengemban peran yang lebih besar di masa depan.
