33.8 C
Jakarta

Waspada Penipuan Melalui Situs SATUSEHAT Health Pass Palsu – Sehat Negeriku

Published:

Jakarta, 6 November 2024 — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap situs palsu yang meniru layanan SATUSEHAT Health Pass (SSHP). Modus ini menyasar pelaku perjalanan internasional dengan meminta pembayaran saat mengisi formulir daring, padahal layanan resmi tidak memungut biaya apa pun.

Pengisian hanya lewat kanal resmi

Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI, Setiaji, mengatakan pengisian SSHP hanya dilakukan melalui situs resmi sshp.kemkes.go.id atau melalui SATUSEHAT Mobile. Ia menegaskan, publik perlu waspada terhadap situs yang mengatasnamakan layanan tersebut namun meminta imbalan tertentu.

“Kami mengimbau kepada publik untuk selalu waspada. Pengisian SSHP hanya melalui situs resmi sshp.kemkes.go.id atau SATUSEHAT Mobile dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Setiaji, Selasa (5/11).

Bagian dari pencegahan Mpox

SSHP merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Monkeypox atau Mpox di Indonesia. Formulir ini wajib diisi oleh pelaku perjalanan internasional, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing, saat tiba di Indonesia.

Setelah formulir daring diisi, sistem akan menampilkan barcode berisi riwayat kesehatan dan perjalanan pengguna. Barcode itu kemudian dipindai petugas di pintu kedatangan bandara. Setelahnya, barcode dapat disimpan oleh pengguna sebagai bukti pengisian.

Waspada kebocoran data dan laporan ke Kemenkes

Kemenkes juga meminta masyarakat, khususnya pelaku perjalanan internasional, untuk tidak lengah terhadap kemungkinan munculnya kembali praktik serupa. Selain berpotensi menimbulkan kerugian finansial, situs palsu semacam ini juga berisiko membahayakan keamanan data pribadi.

Jika menemukan dugaan penipuan atau tindakan ilegal terkait SSHP, masyarakat dapat melapor melalui [email protected]. Informasi layanan juga tersedia melalui Halo Kemenkes di 1500-567, SMS 081281562620, dan email [email protected].

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620 dan alamat email [email protected] Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Aji Muhawarman, ST, MKM

Source link

Related articles

Recent articles