Tottenham Hotspur mengirim sinyal kuat di Piala Carabao setelah menundukkan Manchester City 2-1. Kemenangan ini bukan hanya memastikan langkah tim asuhan Ange Postecoglou ke babak berikutnya, tetapi juga memunculkan rasa puas dari dua sosok penting di lapangan, Dejan Kulusevski dan Timo Werner. Di tengah tekanan menghadapi lawan sekelas City, Tottenham mampu menjaga intensitas dan memanfaatkan momen dengan efektif.
Kulusevski: Kemenangan atas tim besar selalu terasa spesial
Kulusevski tampil konsisten sepanjang pertandingan dan menilai hasil ini layak dirayakan. Ia menegaskan bahwa kemenangan atas tim seperti Manchester City memiliki arti tersendiri, terutama karena pertandingan semacam ini menuntut fokus penuh dari menit awal hingga akhir.
“Penting untuk menang dan lolos ke babak berikutnya. Ketika Anda bermain melawan tim hebat seperti City, Anda selalu ingin menang – saya bangga dengan para pemain,” ujar Kulusevski kepada Sky Sports.
Gelandang asal Swedia itu juga menyebut dirinya selalu antusias ketika mendapat kesempatan menghadapi klub-klub besar. Ambisinya pun tidak kecil. Ia ingin terus berkembang dan menempatkan diri di antara pemain terbaik dunia.
“Kami harus terus maju dan memenangkan setiap pertandingan. Kami harus tetap fokus,” tambahnya.
Werner puas buka skor lebih awal
Sementara itu, Timo Werner menjadi salah satu penentu arah pertandingan setelah mencetak gol cepat untuk Tottenham. Gol itu memberi keunggulan awal yang sangat penting dan membuat City berada dalam tekanan sejak awal laga.
Werner mengakui duel melawan Manchester City tidak pernah mudah. Namun, menurut dia, gol cepat di fase awal pertandingan memberi dorongan besar bagi tim untuk menjaga kendali permainan.
“Selalu sulit bermain melawan tim seperti Man City. Senang rasanya mencetak gol, terutama saat pertandingan masih sangat awal. Beberapa minggu terakhir memang berat, tetapi Anda tidak bisa berhenti, Anda harus terus bergerak maju,” ungkap Werner.
City terpukul, masalah cedera makin menumpuk
Bagi Manchester City dan Pep Guardiola, kekalahan ini menjadi pukulan yang terasa ganda. Selain tersingkir dari Piala Carabao, mereka juga kembali dihantam persoalan cedera yang belum menunjukkan tanda mereda. Sejumlah pemain penting seperti Rodri, Kevin de Bruyne, dan Jack Grealish sudah lebih dulu masuk daftar cedera.
Situasi semakin rumit setelah Savinho harus ditandu keluar lapangan, sementara Josko Gvardiol juga terlihat mendapat perawatan. Dalam fase seperti ini, City bukan hanya kehilangan hasil, tetapi juga harus menghitung ulang kedalaman skuad mereka untuk laga-laga berikutnya.
Source link: https://www.ligaolahraga.com/bola/kulusevski-dan-werner-angkat-suara-usai-tottenham-tundukkan-man-city
