Jakarta — Menjelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka pada Minggu, 20 Oktober 2024, suasana antusiasme publik kian terasa. Dalam dua hari terakhir, Prabowo mulai memanggil sejumlah calon anggota kabinet ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, sebuah langkah yang menandai kesiapan awal pemerintahan barunya.
Harapan publik mengiringi awal pemerintahan baru
Di tengah momen transisi itu, sejumlah warga menyampaikan harapan yang beragam, tetapi berujung pada satu titik yang sama: pemerintahan baru diharapkan membawa perbaikan nyata. Rendy Setiawan menjadi salah satu warga yang menyambut pelantikan dengan doa agar agenda kenegaraan tersebut berlangsung tertib dan aman.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Prabowo. Semoga pelantikan berjalan lancar, tanpa ada kendala, dan semuanya tetap damai serta aman,” ujarnya.
Rendy juga berharap Prabowo mampu menjalankan amanat sebagai kepala negara dengan baik dan menepati janji-janji yang tertuang dalam visi serta misinya.
Mahasiswa berharap pendidikan jadi prioritas
Harapan serupa datang dari Amarani Zahratul Qowiyah atau Zahra, seorang mahasiswa yang mengaku mengikuti proses pemilihan dan kini menantikan hasilnya dalam bentuk kebijakan yang dirasakan langsung masyarakat. Ia mengaku antusias menyambut pelantikan karena merasa memiliki keterlibatan sebagai pemilih.
“Saya pasti antusias dengan pelantikan ini karena ikut memilih, jadi sangat menantikannya,” kata Zahra.
Bagi Zahra, ukuran keberhasilan pemerintahan baru akan terlihat dari perhatian terhadap pendidikan. Ia berharap kualitas pendidikan ditingkatkan dan beasiswa diperluas agar akses belajar lebih terbuka bagi para pelajar dan mahasiswa. “Sebagai mahasiswa, saya berharap beasiswa lebih banyak karena pendidikan itu nomor satu di Indonesia,” ujarnya.
Pedagang dan pengemudi ojol menunggu dampak ekonomi
Dari kalangan pelaku usaha kecil, Yennih Susilawati menaruh perhatian pada kebutuhan hidup sehari-hari. Ia berharap pemerintahan Prabowo mampu menghadirkan kondisi ekonomi yang lebih ringan bagi masyarakat, terutama lewat harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.
“Yang penting pemerintah jujur dan bertanggung jawab serta bisa menyejahterakan rakyat. Saya berharap harga sembako bisa lebih murah dan tidak terus naik,” katanya.
Sementara itu, Ariel Elvan, seorang pengemudi ojek online, berharap kebijakan yang akan diambil pemerintahan baru berdampak langsung pada pekerja lapangan seperti dirinya. Ia menaruh harapan sederhana, yakni meningkatnya order yang diterima para pengemudi ojol.
“Saya berharap ojol bisa dapat order lebih banyak,” ujarnya.
Menjelang pelantikan, perhatian publik tak hanya tertuju pada susunan kabinet yang sedang dipersiapkan, tetapi juga pada arah kebijakan yang akan diambil setelah pemerintahan Prabowo-Gibran resmi berjalan. Dari pendidikan, harga kebutuhan pokok, hingga nasib pekerja informal, harapan masyarakat kini menunggu jawaban dalam langkah awal pemerintahan baru. (RR)
Source link
