31.4 C
Jakarta

Agus Joko Pramono Resmi Lantik Sebagai Anggota BPK dengan Pengucapan Sumpah Jabatan

Published:

Agus Joko Pramono Kembali Dilantik sebagai Anggota BPK, Sumpah Jabatan Digelar di Mahkamah Agung

Jakarta, Rabu (1 Agustus 2018) — Agus Joko Pramono resmi memulai masa jabatan barunya sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) periode 2018-2023 setelah mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Prosesi itu dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH, dan menjadi penanda formal dimulainya kembali tugas Agus di lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut.

Sumpah jabatan menjadi syarat sebelum memangku tugas

Pengucapan sumpah ini bukan sekadar seremoni, melainkan tahapan yang diwajibkan undang-undang. Pasal 16 ayat (1) UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan mewajibkan setiap anggota BPK untuk mengucapkan sumpah atau janji sebelum resmi menjalankan jabatan. Dengan demikian, pelantikan Agus Joko Pramono menegaskan kembali legitimasi posisinya di BPK untuk lima tahun ke depan.

Pengangkatannya sendiri didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2018 tertanggal 18 Mei 2018, yang memuat pemberhentian dengan hormat sekaligus pengangkatan anggota BPK. Sejak sumpah dibacakan pada 1 Agustus 2018, Agus resmi mengemban kembali mandat sebagai anggota BPK.

Rekam jejak di BPK tak asing bagi Agus

Bagi Agus Joko Pramono, kursi anggota BPK bukan hal baru. Sebelumnya, ia telah menjabat pada periode 2013-2018. Dalam masa itu, Agus pernah duduk sebagai Anggota III yang membawahi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara pada lembaga-lembaga negara, kesejahteraan rakyat, serta riset dan teknologi.

Setelah itu, ia dipercaya menjadi Anggota II BPK dengan lingkup tugas pemeriksaan di bidang perekonomian dan perencanaan pembangunan nasional. Pergantian penugasan tersebut menunjukkan bahwa Agus memiliki pengalaman panjang dalam pengawasan keuangan negara di sektor-sektor strategis.

Latar pendidikan akuntansi dan pemerintahan

Di luar pengalaman birokrasi, Agus Joko Pramono juga memiliki bekal akademik yang kuat. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), lalu melanjutkan studi Magister Akuntansi di Universitas Gadjah Mada. Ia kemudian meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Universitas Padjajaran.

Kombinasi pendidikan akuntansi dan ilmu pemerintahan itu menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi BPK yang menuntut ketelitian, independensi, dan pemahaman atas tata kelola keuangan negara. Dalam konteks pengawasan anggaran yang kian kompleks, kehadiran sosok berpengalaman seperti Agus kembali menempati posisi penting di lembaga audit negara tersebut.

Sumber: https://www.bpk.go.id/news/anggota-bpk-agus-joko-pramono-ucapkan-sumpah-jabatan
https://indoberita.net/2024/09/28/etika-jadi-salah-satu-momok-bagi-pimpinan-kpk-agus-joko-pramono-transparansi-itu-penting/

Source link

Related articles

Recent articles