28 C
Jakarta

Minta Panwascam Jaga Integritas di Pilkada 2024, Bawaslu: Kita Diawasi juga Masyarakat

Published:

JAKARTA – Di tengah tahapan Pilkada 2024 yang kian padat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan atau Panwascam agar tidak sekadar menjalankan tugas pengawasan, tetapi juga menjaga perilaku dan integritas di hadapan publik. Pesan itu disampaikan Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda, yang menegaskan bahwa posisi pengawas pemilu justru membuat setiap langkah mereka ikut menjadi sorotan masyarakat.

Pengawas sekaligus yang diawasi

Herwyn menekankan, Panwascam memang bertugas mengawasi proses pemilihan di lapangan, namun pada saat yang sama mereka juga tidak lepas dari pengawasan warga. Karena itu, menurut dia, integritas menjadi fondasi yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan mandat kelembagaan.

"Karena kita mengawasi orang lain secara kelembagaan, tapi secara langsung atau tidak langsung kita diawasi juga masyarakat," ujar Herwyn, Jumat (30/8/2024).

Prioritas lembaga di atas kepentingan pribadi

Herwyn meminta jajaran Panwascam untuk menempatkan tugas pengawasan sebagai prioritas utama. Ia mengakui, setiap orang tentu memiliki urusan pribadi, tetapi dalam situasi Pilkada 2024, kepentingan lembaga harus didahulukan agar fungsi pengawasan tidak terganggu.

"Saya pikir juga bukan tidak mungkin tidak ada kegiatan personal. Tapi karena ini kepentingan lembaga, kami berharap prioritas tetap pada prioritas sebagai pengawas pemilihan," katanya.

Jaga semangat di tengah ritme kerja yang berat

Selain integritas, Herwyn juga menyoroti pentingnya menjaga semangat kerja. Ia tidak menutup kemungkinan bahwa beban tugas pengawasan akan membuat Panwascam menghadapi kejenuhan, terlebih jika jam kerja berlangsung panjang dan kerap mengorbankan waktu istirahat.

Meski begitu, ia meminta seluruh jajaran tetap konsisten dan siap menghadapi ritme kerja yang melelahkan. "Kita tetap semangat walaupun kerja-kerja kita bisa saja mempagikan malam. Bahkan, bisa dari pagi sampai pagi," kata Herwyn.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa pengawasan pemilu bukan hanya soal ketelitian membaca pelanggaran, tetapi juga soal menjaga kepercayaan publik yang melekat pada setiap petugas di lapangan. (jon)

Source link

Related articles

Recent articles