28.3 C
Jakarta

Bicara Komisi Agen Joshua Zirkzee, Ibra: Kami Harus Pintar dan Cerdas

Published:

Komisi agen kembali menjadi salah satu titik paling sensitif dalam perburuan AC Milan terhadap Joshua Zirkzee. Di tengah negosiasi yang rumit, Zlatan Ibrahimovic menegaskan bahwa klub tak bisa bertindak emosional. Menurut dia, setiap langkah harus dihitung dengan cermat agar kepentingan tim tetap jadi prioritas.

Negosiasi bukan soal gengsi

Dalam wawancara bersama TMW, Ibrahimovic menyinggung langsung soal dinamika transfer yang kerap melibatkan tuntutan agen pemain. Pernyataannya merujuk pada situasi Joshua Zirkzee, salah satu target utama AC Milan pada bursa transfer musim panas ini. Ia menilai proses seperti itu memang sering menempatkan klub dalam posisi tertekan, tetapi bukan berarti Milan harus tunduk pada semua tuntutan yang muncul.

“Ketika kita berbicara tentang negosiasi, kita berpikir bahwa klub berada di bawah tekanan dan mencoba mengeksploitasi situasi. Ini adalah sebuah negosiasi, ini bolak-balik, ini bukan amal,” kata Ibrahimovic.

Ia menambahkan bahwa pendekatan Milan harus tetap rasional. “Ini harus berjalan dengan baik untuk klub. Kami harus pintar dan cerdas, ini bukan rock and roll,” ujarnya. Bagi Ibrahimovic, transfer bukan sekadar soal mendatangkan nama besar, melainkan memastikan struktur klub tetap sehat dan keputusan yang diambil memberi dampak jangka panjang.

Red Bird dan ruang gerak Milan

Ibrahimovic juga menyinggung kondisi internal klub di bawah kepemilikan Red Bird. Menurut dia, sejak era itu dimulai, Milan punya ruang lebih besar untuk berbicara soal strategi tanpa tekanan finansial yang berlebihan. Hal itu, kata dia, memberi kesempatan bagi klub untuk melakukan banyak hal penting.

“Kami tidak ingin membahas hal-hal yang negatif. Berkat pekerjaan ini, kami memiliki kemungkinan untuk melakukan banyak hal yang penting,” ujarnya. Kalimat itu memperlihatkan bagaimana Milan mencoba menjaga keseimbangan antara ambisi olahraga dan disiplin dalam pengelolaan klub.

Kontrak Theo Hernandez dan Mike Maignan masih terbuka

Selain Zirkzee, Ibrahimovic juga ditanya mengenai masa depan Theo Hernandez dan Mike Maignan. Ia tidak memberi jawaban tegas, tetapi menegaskan bahwa segala kemungkinan masih terbuka. “Dalam situasi mereka, semuanya mungkin saja terjadi, mungkin Anda tahu lebih banyak daripada saya mengenai permintaan mereka…” ucapnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Milan bukan hanya sibuk menyusun rencana transfer masuk, tetapi juga harus menjaga stabilitas pemain kunci yang sudah lebih dulu menjadi tulang punggung tim. Di saat bursa transfer menuntut keputusan cepat, Ibrahimovic tampak ingin memastikan Milan tidak kehilangan kendali dalam setiap pembicaraan.

Ia menutup dengan nada ambisius, menegaskan bahwa dirinya ingin membuat perbedaan lewat ide dan visi, bukan sekadar nama besar. “Saya ingin memenangkan Champions League, tentu saja. Kami bekerja untuk membuat sejarah,” katanya. Bagi Milan, pesan itu jelas: target besar tetap ada, tetapi cara mencapainya tidak boleh sembrono. Source link

Related articles

Recent articles