Jakarta, ANTARA – Arus mudik dari Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, terus bergerak sejak Rabu, 3 April hingga Jumat, 5 April 2024. Dalam tiga hari itu, ribuan penumpang tercatat telah meninggalkan terminal menuju sejumlah daerah tujuan di luar ibu kota.
2.451 penumpang berangkat dalam tiga hari
Petugas Dinas Perhubungan di Terminal Bus Tanjung Priok, Said M, menyebut total penumpang yang telah diberangkatkan mencapai 2.451 orang hingga Jumat (5/4).
“Total jumlah penumpang yang berangkat telah mencapai 2.451 penumpang hingga Jumat (5/4),” kata Said di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, lonjakan keberangkatan paling tinggi terjadi pada Kamis (4/4), ketika 83 bus mengangkut 848 penumpang. Sehari sebelumnya, Rabu (3/4), terminal mencatat 76 bus dengan 716 penumpang.
Pada Jumat (5/4), jumlah penumpang yang diberangkatkan masih cukup tinggi, yakni 678 orang dengan 53 bus.
Arus datang juga terus mengalir
Tidak hanya keberangkatan, kedatangan penumpang di terminal ini juga terpantau padat. Pada Rabu (3/4), tercatat 444 penumpang tiba dengan 89 bus. Lalu pada Kamis (4/4), jumlah kedatangan meningkat menjadi 520 penumpang dengan 98 bus.
“Hari ini terdapat 62 bus yang tiba dengan 285 penumpang,” ujar Said.
Ia memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu (6/4), karena waktu tersebut dinilai paling dekat dan paling sesuai bagi masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Idul Fitri.
Rute pendek hingga lintas pulau
Said menjelaskan, bus-bus yang berangkat dari Terminal Tanjung Priok melayani beragam tujuan, mulai dari rute pendek, menengah, hingga perjalanan jarak jauh. Rute pendek umumnya menuju Banten, rute sedang ke Jawa Barat, sedangkan rute jauh melayani tujuan Jawa Timur hingga Pulau Sumatera.
Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, petugas terminal juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik bus sebelum diberangkatkan. Sejumlah bus yang tiba pun ikut dicek kondisinya sebelum kembali beroperasi, dan hingga saat ini seluruhnya dinyatakan dalam keadaan baik.
Selain armada, pemeriksaan juga menyasar kesehatan sopir yang akan membawa penumpang. Langkah ini dilakukan agar perjalanan mudik tetap mengutamakan keselamatan penumpang di jalan.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024
Source link
