Beijing — Di sela lawatan politiknya ke China, Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto memilih menyempatkan diri mengunjungi Beijing No. 2 Middle School, Dongcheng District, Beijing, Selasa (2/4). Kunjungan itu menjadi peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program makan siang bagi siswa, sebuah agenda yang tampak sederhana, tetapi sarat pesan politik dan kebijakan.
Meninjau kantin sekolah usai bertemu pejabat tinggi China
Prabowo datang ke sekolah tersebut setelah menjalani rangkaian pertemuan dengan jajaran pimpinan tinggi China. Sehari sebelumnya, ia bertemu Presiden China Xi Jinping. Pada Selasa, Prabowo juga menemui Perdana Menteri China Li Qiang serta Menteri Pertahanan China Dong Jun.
Di Beijing No. 2 Middle School, Prabowo didampingi pihak sekolah saat melihat langsung kantin yang menyediakan makan siang gratis bagi para siswa. Ketika ia tiba, sejumlah murid sedang makan siang. Menu yang disajikan tampak tertata, mulai dari protein hewani, sayuran, hingga makanan ringan.
“Sangat sehat,” kata Prabowo saat melihat hidangan yang disantap para siswa.
Disambut tepuk tangan di ruang kelas
Selain meninjau kantin, Prabowo juga masuk ke ruang kelas dan disambut tepuk tangan meriah dari para siswa. Ia sempat bertanya kepada perwakilan sekolah mengenai jenjang kelas yang sedang dikunjungi.
“Ini kelas berapa?” tanya Prabowo.
“Ini kelas 9,” jawab perwakilan Beijing No. 2 Middle School.
Dalam suasana yang cair, Prabowo juga berbincang dengan seorang murid laki-laki. Ia menanyakan cita-cita sang siswa setelah lulus sekolah.
“Kamu mau jadi apa ketika sudah lulus?” tanya Prabowo.
“Ilmuwan,” jawab siswa itu.
“Ilmuwan? Sangat bagus,” ujar Prabowo sambil memberi semangat.
Ia lalu menutup percakapan singkat itu dengan ucapan “Jiayou!” dalam bahasa China.
Souvenir dan pesan yang dibawa pulang
Usai kunjungan, Prabowo berpamitan kepada pihak sekolah dan menyerahkan cinderamata berupa pin sebagai kenang-kenangan. Dengan nada bercanda, ia mengatakan, “Souvenir. Jadi, Anda tidak akan melupakan saya,” sambil tertawa.
Kunjungan ke sekolah di Beijing itu memperlihatkan perhatian Prabowo pada praktik penyediaan makan siang gratis di lingkungan pendidikan. Di tengah agenda diplomatik yang padat, peninjauan tersebut memberi gambaran bahwa isu gizi anak sekolah tetap menjadi salah satu perhatian yang ia bawa dalam lawatan luar negeri. (SENOPATI)
Source link
