Ligaolahraga.com – Berita Sepak Bola: Jude Bellingham memberi sorotan khusus kepada wajah-wajah baru Timnas Inggris yang dianggap tampil meyakinkan saat menahan Belgia 2-2 di Wembley. Dalam laga yang sempat diwarnai kesalahan dan cedera, kontribusi para debutan justru menjadi titik terang yang paling mudah diingat dari pertandingan tersebut.
Debut yang langsung memberi dampak
Kobbie Mainoo tampil menonjol dalam debut penuhnya bersama Timnas Inggris. Gelandang muda itu menunjukkan ketenangan dan keberanian bermain di level internasional, meski pertandingan berjalan tidak mudah bagi The Three Lions. Di sisi lain, Ivan Toney juga mencuri perhatian setelah mengeksekusi penalti dan memberi alternatif nyata di lini depan, terutama dalam persaingan untuk menjadi pelapis Harry Kane di Euro 2024.
Inggris sejatinya sempat berada dalam situasi sulit setelah kesalahan Jordan Pickford dan Lewis Dunk membuat Belgia mendapat keuntungan. Namun, tim asuhan Gareth Southgate perlahan menemukan cara untuk bangkit dan menjaga laga tetap terbuka hingga akhir.
Bellingham nilai skuat Inggris tetap punya kedalaman
Meski John Stones harus ditarik keluar karena cedera pada babak pertama, Bellingham memilih melihat sisi positif dari laga tersebut. Ia menilai para pemain yang masuk dari bangku cadangan maupun yang mendapat kesempatan tampil telah menjawab kepercayaan pelatih dengan baik.
“Saya yakin manajer senang dengan para pemain yang Anda lihat karena mereka masuk bermain dan mereka brilian. Jadi ya, selama dua pertandingan, saya senang dengan rekan satu tim saya, tentu saja, tidak pernah senang ketika kalah atau seri, tapi kami harus senang dengan cara bermain beberapa dari mereka,” ujar Bellingham.
Southgate dihadapkan pada situasi yang tak ideal
Bellingham juga menegaskan bahwa seluruh pemain yang dipanggil ke dalam skuat Inggris memang layak berada di sana. Menurut dia, kepercayaan antarpemain menjadi modal penting, terutama ketika tim harus beradaptasi dengan kondisi yang berubah akibat cedera.
“Kami mempercayai semua orang yang masuk ke dalam skuat. Mereka semua masuk skuat karena suatu alasan karena mereka adalah pemain bagus jadi kami percaya semua orang yang masuk ke dalam lapangan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, kondisi semacam itu membuat tugas pelatih semakin rumit. Jadwal dan rencana pertandingan yang sudah disusun rapi bisa berubah hanya karena satu-dua pemain tak tersedia. “Tentu saja sulit bagi sang pelatih. Orang-orang perlu menyadari betapa sulitnya pekerjaan ini, Anda merencanakan pertandingan ini, besarnya pertandingan karena Anda berharap untuk menurunkan tim yang sepenuhnya fit dan Anda berharap untuk memberikan permainan yang sangat bagus. Tapi dengan beberapa cedera, ini sangat sulit bagi kami,” kata Bellingham.
Ligaolahraga.com menulis bahwa pujian Bellingham bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga sinyal bahwa Inggris masih punya kedalaman skuat yang bisa diandalkan saat situasi tidak berjalan ideal. Source link
