Jakarta Barat mulai menata kabel udara yang semrawut di sejumlah titik pada akhir April 2024. Penertiban dilakukan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat di lima lokasi, dengan sasaran utama kabel utilitas yang selama ini melintang di udara dan dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Tanjung Duren Barat jadi titik awal penertiban
Salah satu lokasi penertiban berada di Kecamatan Grogol Petamburan, tepatnya di Jalan Raya Tanjung Duren Barat sepanjang 760 meter. Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum (PSUK-PJU) Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, menjelaskan penertiban di ruas itu dilakukan setelah pengerjaan trotoar baru selesai.
Dengan rampungnya trotoar, kabel yang sebelumnya melintang di udara diarahkan agar masuk ke jalur bawah. Langkah ini, kata Jabbar, menjadi bagian dari penataan utilitas agar ruang jalan lebih tertib dan tidak lagi dipenuhi kabel yang menggantung.
Empat titik lain difokuskan di Palmerah
Selain Grogol Petamburan, empat lokasi lainnya berada di Kecamatan Palmerah. Menurut Jabbar, kawasan tersebut memiliki jaringan utilitas yang lebih padat dibanding titik lain, sehingga penertiban diprioritaskan untuk mengurangi risiko gangguan di lapangan.
Ia menyebut penataan kabel di Palmerah juga ditujukan untuk mencegah kendaraan besar, terutama mobil kargo, tersangkut kabel yang menjuntai rendah. Kondisi itu kerap menjadi perhatian karena bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan pengendara maupun petugas di lapangan.
Ditargetkan tuntas akhir tahun
Jabbar menambahkan, penertiban kabel utilitas ini dimulai pada akhir April 2024 dan ditargetkan selesai pada Desember 2024. Ia berharap penataan yang dilakukan bertahap di lima lokasi tersebut dapat memberi dampak langsung terhadap keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Jakarta Barat.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024
Source link
