Jakarta — Suasana di Kali Mampang, Jakarta Selatan, berubah tegang pada Sabtu siang setelah dua anak dilaporkan terseret arus saat bermain air. Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih menyisir aliran kali untuk mencari keduanya.
Berawal dari tujuh anak yang bermain di kali
Kapolsek Mampang, Polres Jakarta Selatan, Kompol David Yunior Kanitero, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, ada tujuh anak dari Kelurahan Bangka yang bermain di sekitar Kali Mampang. Enam di antaranya turun mandi ke kali, sebelum dua anak terseret derasnya arus.
“Ada tujuh anak yang sedang bermain di sekitar Kali Mampang, dua di antaranya terseret arus saat berenang,” kata David di Jakarta, Sabtu.
Seorang teman mereka, Ramdan (16), sempat berusaha menolong. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil karena arus kali terlalu kuat. Ramdan kemudian dievakuasi dan kini dirawat di puskesmas karena mengalami kesulitan bernapas.
Pencarian dilakukan dengan perahu karet
Dua anak yang masih dicari adalah Fais (15) dan April (14). Sementara itu, lima anak lainnya berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas Polsek Mampang, BPBD, Damkar, warga, dan unsur lainnya terus melakukan pencarian. Petugas menurunkan perahu karet untuk menelusuri aliran Kali Mampang, termasuk menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret.
Menurut rencana, tim SAR dan Damkar akan mengerahkan dua perahu untuk memperluas pencarian sepanjang kali. Upaya itu dilakukan di tengah kondisi arus yang masih menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan.
Baca juga: Hujan deras sebabkan banjir di empat kelurahan di Jakarta Selatan, Wagub DKI: Pembangunan turap Kali Mampang melalui perencanaan, Tim SAR temukan awak kapal yang tenggelam di perairan Muara Angke.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024
Source link
