27 C
Jakarta

Prabowo Subianto dan Wakil PM Australia Membahas Kerjasama Pertahanan

Published:

Jakarta — Pembahasan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia kembali mengemuka saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles MP, di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Jumat (23/2). Pertemuan tersebut menandai kelanjutan komunikasi dua negara yang selama ini dikenal memiliki hubungan erat, terutama dalam isu keamanan maritim dan stabilitas kawasan.

Fokus pada penguatan kerja sama bilateral

Dalam pertemuan itu, Prabowo menyebut diskusi berlangsung dalam suasana yang baik dan produktif. Ia menegaskan bahwa hubungan pertahanan Indonesia-Australia selama ini berada pada tingkat yang sangat erat, dan kedua pihak kini melihat peluang untuk memperluas kerja sama yang sudah ada.

“Hari ini saya dapat kehormatan menerima Wakil Perdana Menteri Australia yang merangkap menteri pertahanan. Kemudian kita melaksanakan diskusi, hubungan pertahanan bilateral, kerja sama yang sangat baik berada dalam kondisi yang sangat erat. kita bicara kemungkinan-kemungkinan untuk meningkatkan hubungan ini,” kata Prabowo.

Perjanjian baru ditargetkan selesai dalam beberapa bulan

Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Australia tengah merencanakan perjanjian kerja sama pertahanan baru. Menurut dia, kesepakatan itu diharapkan segera rampung dan dapat ditandatangani dalam waktu dekat.

“Kemungkinan besar kita harapkan bisa selesai dan ditandatangani 2-3 bulan lagi,” lanjut Prabowo.

Di sisi lain, Richard Marles menilai pertemuan ini menjadi bagian dari progres penting dalam penyelesaian perjanjian kerja sama pertahanan antara Australia dan Indonesia. Ia menyebut kerja sama tersebut akan memiliki arti besar bagi hubungan kedua negara.

Hubungan yang dinilai punya dampak strategis

Marles menekankan bahwa kerja sama pertahanan yang tengah dibahas bukan sekadar agenda rutin diplomasi, melainkan langkah yang berpotensi memberi pengaruh signifikan dalam sejarah hubungan kedua negara. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Australia memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang perlu terus diperkuat, terutama di bidang keamanan dan pertahanan.

Dengan pertemuan di Jakarta ini, kedua negara menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai pertahanan tidak berhenti pada pernyataan niat, melainkan bergerak ke tahap yang lebih konkret. Bagi Indonesia dan Australia, kesepakatan baru itu akan menjadi salah satu penanda penting arah hubungan bilateral ke depan. (SENOPATI)

Source: Disebagian website Prabowo Subianto.

Source link

Related articles

Recent articles