BOGOR – Duka masih menyelimuti keluarga besar Habib Rizieq Shihab setelah istrinya, Syarifah Fadlun Yahya, wafat dan dimakamkan di Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/12/2023). Di balik prosesi yang berlangsung khidmat itu, tersimpan kisah lain yang jarang terlihat publik: Habib Rizieq disebut setia mendampingi sang istri sejak sakit hingga mengembuskan napas terakhir.
Menemani sejak dirawat hingga sakaratul maut
Keterangan soal pendampingan itu disampaikan pengacara Habib Rizieq, Ikhwan Tuankotta. Menurut dia, Habib Rizieq berada di sisi almarhumah sejak awal perawatan di rumah sakit, lalu terus mendampingi hingga kondisi kritis.
"HRS selalu mendampingi istri, iya, alhamdulillah beliau dari awal, mulai dari umi Fadlun sakit, beliau mendampingi di rumah sakit sampai kemudian beliau mendampingi sakaratul maut-nya umi Fadlun sampai kemudian umi Fadlun diambil Allah terus didampingi habibana," kata Ikhwan kepada Suara.com, Minggu (17/12/2023).
Ikhwan juga menyebut Habib Rizieq ikut mengiringi jenazah dari Petamburan, Jakarta, menuju Megamendung. Bahkan, kata dia, Habib Rizieq sempat masuk ke ambulans dan berada di belakang saat prosesi pemakaman berlangsung.
"Termasuk masuk ke ambulan, termasuk mengiringi di belakang saat masuk ke pemakaman. Kami semua umat menyaksikan bagaimana beliau kuat menghadapi ujian ini," ujarnya.
Absen dari agenda 212 karena mendampingi istri
Di tengah sorotan publik yang kerap menunggu kehadirannya dalam berbagai agenda besar, Habib Rizieq disebut memilih tetap berada di sisi sang istri. Ikhwan mengatakan, Habib Rizieq tidak hadir dalam reuni 212 di Monas karena fokus merawat Syarifah Fadlun yang sakit.
"Saya berapa kali komunikasi lewat WA dengan beliau, sampai acara 212 pun beliau tidak hadir di Monas, karena mendampingi umi Fadlun yang sedang sakit. Ini luar biasa, contoh buat kita semua," kata Ikhwan.
Ia menilai sikap Habib Rizieq menjadi gambaran sederhana tentang peran seorang suami dalam menghadapi ujian keluarga. Di tengah kesibukan dan sorotan, perhatian Habib Rizieq disebut tetap tertuju pada kondisi istrinya.
Dimakamkan di Megamendung
Sebelumnya, pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar, mengonfirmasi kabar wafatnya Syarifah Fadlun Yahya pada Sabtu (16/12/2023). Jenazah almarhumah kemudian disalatkan dan dimandikan pada Minggu (17/12) pagi pukul 07.00 WIB, sebelum dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di Megamendung, Kabupaten Bogor.
"Innalillahi wa innailaihi roji’un. Semoga Allah menerima semua amal shalihnya dan mengampuni segala dosanya," kata Aziz melalui pesan singkat yang dikutip dari ANTARA, Sabtu (17/12/2023).
Di lokasi pemakaman, jamaah bergantian memanjatkan doa sejak pagi hingga siang. Setelah jenazah dikebumikan, lantunan shalawat dan tahlil terus terdengar dari para pelayat yang datang dari sejumlah wilayah di Jabodetabek.
Ikhwan menyebut Syarifah Fadlun dimakamkan berdekatan dengan makam ibunya yang lebih dulu wafat sebulan sebelumnya. Di kawasan yang sama juga terdapat makam lima syuhada atau korban KM 50 Tol Cikampek.
"Kan sebulan yang lalu, ibu dari umi Fadlun meninggal juga, dimakamkan di sini, makam berdampingan dengan uminya termasuk 5 syuhada, yang satu (korban KM 50) di lokasi yang lain," kata Ikhwan kepada Suarabogor.id.
Kontributor: Egi Abdul Mugni
