Proyek Polder di TB Simatupang Bikin Lalu Lintas Tersendat, Dishub DKI Minta Pengendara Cari Jalur Lain
Kepadatan lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan. Pekerjaan pembangunan polder di kawasan itu disebut mengganggu arus kendaraan dan memicu kemacetan panjang, terutama di depan Stasiun Kereta Tanjung Barat dan di samping gerbang tol Antam.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membenarkan bahwa proyek tersebut berdampak langsung pada kapasitas jalan. Ia mengatakan pekerjaan konstruksi diperkirakan masih berlangsung hingga 15 Desember mendatang.
Rekayasa lalu lintas diterapkan selama proyek berjalan
“Mereka akan melakukan pembangunan sampai tanggal 15 Desember. Nah disepanjang pekerjaan itu dilakukan rekayasa lalu lintas karena pembangunannya akan memakan satu sampai dua lajur,” ujar Syafrin kepada wartawan, Rabu (29/11/2023).
Menurut dia, penyempitan ruas jalan tak terhindarkan selama pembangunan berlangsung. Karena itu, Dishub DKI telah memasang penanda dan melakukan rekayasa lalu lintas di titik pekerjaan agar kendaraan tetap bergerak meski dengan lajur yang terbatas.
Warga diminta menghindari titik padat
Syafrin mengimbau masyarakat yang biasa melintas di koridor TB Simatupang untuk mencari jalur alternatif sementara waktu. Ia menyebut sudah ada beberapa rute pengganti yang disiapkan dan disampaikan melalui rilis resmi.
“Jadi kami mengimbau kepada masy untuk menghindari titik itu, sesuai dengan yang kami rilis. Ada bebrapa jalan alternatif yang bisa dilalui,” ucapnya.
Dishub DKI berharap kondisi lalu lintas bisa kembali normal setelah pekerjaan selesai pada pertengahan Desember. Hingga saat itu, pengendara diminta menyesuaikan perjalanan agar tidak terjebak antrean panjang di kawasan yang selama ini memang kerap padat pada jam sibuk.
