27 C
Jakarta

Perdamaian Ditandatangani oleh Dua Kelompok yang Bertikai di Kota Bitung di Depan FKUB dan BKSUA

Published:

Perdamaian Ditandatangani Dua Kelompok yang Bentrok di Bitung di Hadapan FKUB dan BKSUA

Ketegangan yang sempat mewarnai pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara, akhirnya berujung pada kesepakatan damai. Dua perwakilan kelompok massa yang sebelumnya bentrok di wilayah itu menyatakan berdamai pada Sabtu (25/11/2023) malam di GOR Duasudara. Proses perdamaian ini difasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bitung dan Badan Kerjasama Antarumat Beragama (BKSUA) Kota Bitung.

Kesepakatan itu ditempuh setelah kedua pihak duduk bersama dalam dialog yang dimoderasi Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, bersama Forkopimda Kota Bitung dan para pemuka agama setempat. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk meredakan selisih paham yang sebelumnya memicu bentrokan dan sempat menyita perhatian publik.

Dialog sebelum tanda tangan damai

Dalam forum tersebut, para pihak membahas situasi yang berkembang di lapangan sebelum akhirnya sepakat menandatangani berita acara perdamaian. Penandatanganan dilakukan di hadapan tokoh agama yang tergabung dalam FKUB dan BKSUA, sebagai simbol komitmen untuk mengakhiri ketegangan.

Isi kesepakatan menegaskan bahwa para tokoh agama di FKUB dan BKSUA Kota Bitung menyatakan kota dalam keadaan aman dan damai. Mereka juga menekankan pentingnya menangkal berita hoaks dan informasi yang memprovokasi, yang berpotensi memperkeruh keadaan di tengah masyarakat.

Ajakan meredam provokasi

Dalam berita acara itu pula ditegaskan bahwa masyarakat adat Minahasa dan BSM bersatu padu dan tidak ada lagi konflik. Kedua belah pihak diminta mengedepankan kedamaian di atas segala-galanya, sebagai pijakan untuk memulihkan suasana sosial di Bitung.

Langkah damai ini menjadi kelanjutan dari upaya pemerintah daerah bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI/Polri yang sejak awal berada di lapangan untuk merespons perkembangan situasi. Wali Kota Maurits Mantiri sebelumnya menyampaikan bahwa pusat kota sudah dalam keadaan kondusif dan aman terkendali pada Sabtu malam pukul 19.50 Wita.

Bentrokan sempat viral di media sosial

Sebelumnya, bentrokan antarkelompok warga di Kota Bitung lebih dulu ramai di media sosial. Sejumlah foto dan video beredar luas, termasuk melalui akun Instagram ndorobei.official, yang memperlihatkan aksi bentrok di jalan di pusat kota. Kemudian diketahui, lokasi kejadian berada di Pusat Kota Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa.

Hingga kini, penyebab pasti bentrokan tersebut belum diketahui. Namun, dengan adanya kesepakatan damai yang ditandatangani di hadapan para tokoh agama dan pemerintah daerah, upaya meredakan situasi di Bitung kini bergeser pada satu hal penting: memastikan provokasi tidak kembali mengambil alih ruang publik.

Related articles

Recent articles