Prabowo-Gibran Usung 15 Program Prioritas, dari Pangan hingga Hilirisasi
Presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, menempatkan deretan program prioritas sebagai pijakan awal untuk mewujudkan visi dan misi pemerintahan mereka. Arah kebijakan yang disusun mencakup kebutuhan dasar publik, reformasi tata kelola, hingga dorongan besar pada industrialisasi berbasis sumber daya alam.
Fokus pada Kemandirian dan Layanan Dasar
Di urutan teratas, pemerintahan Prabowo-Gibran menargetkan swasembada pangan, energi, dan air. Program pangan diarahkan lewat pengembangan food estate untuk padi, jagung, singkong, kedelai, dan tebu. Pada sektor energi, pemerintah ingin mendorong Indonesia menjadi pemain utama energi hijau melalui pengembangan bio-diesel, bio-avtur, bio-ethanol, dan energi hijau lainnya. Pengelolaan air juga disebut akan diperkuat agar risiko bencana saat kemarau maupun musim hujan bisa ditekan.
Di bidang layanan dasar, pemerintah akan memperkuat BPJS Kesehatan serta memastikan ketersediaan obat bagi seluruh rakyat. Pendidikan, sains, teknologi, dan digitalisasi juga masuk dalam daftar prioritas, dengan harapan menjadi fondasi peningkatan daya saing nasional.
Reformasi Negara dan Pemberantasan Korupsi
Agenda lain yang menonjol adalah penyempurnaan sistem penerimaan negara melalui reformasi kebijakan dan perpajakan. Pemerintah berencana memperkuat lembaga penerimaan negara, termasuk dengan mendorong pembentukan Badan Penerimaan Negara, agar basis penerimaan bisa diperluas.
Di saat yang sama, reformasi politik, hukum, dan birokrasi akan diarahkan agar lebih efisien, profesional, dan berintegritas. Digitalisasi dengan satu data terpadu disebut menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat layanan sekaligus menyatukan pengelolaan karier aparatur. Pemberantasan korupsi pun ditempatkan dengan pendekatan ganda: pencegahan dan penindakan.
Target Sosial, Ekonomi, dan Perlindungan Warga
Selain agenda tata kelola, pemerintah juga menekankan pemberantasan kemiskinan, baik ekstrem maupun relatif, sebagai prioritas utama. Pemberantasan narkoba akan dilakukan secara tepat sasaran dan menyeluruh. Di bidang sosial, kesetaraan gender serta perlindungan hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas juga masuk dalam daftar kerja pemerintahan.
Untuk sektor ekonomi rakyat, pemerintah menjanjikan pemerataan pertumbuhan dan penguatan UMKM melalui Kredit Usaha Tani, Kredit Usaha Peternakan, Kredit Usaha Perikanan, serta Kredit Usaha Perkebunan. Hunian berkualitas yang terjangkau dan memiliki sanitasi baik juga menjadi bagian dari agenda pembangunan.
Hilirisasi Jadi Mesin Baru Pertumbuhan
Di sektor industri, hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam diposisikan sebagai jalan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan mewujudkan keadilan ekonomi. Pemerintah juga menempatkan pertahanan dan keamanan sebagai prioritas, disertai upaya menjaga hubungan internasional yang kondusif.
Pelestarian lingkungan hidup turut dimasukkan sebagai komitmen untuk mengejar target pembangunan berkelanjutan. Seluruh agenda itu memperlihatkan arah kebijakan yang ingin bergerak cepat, tetapi tetap bertumpu pada sektor-sektor yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan publik. (SENOPATI)
