Nama Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kembali mencuat setelah ia resmi dipercaya memimpin Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Di tubuh Polri, perwira tinggi kelahiran Magetan, Jawa Timur, 30 Juli 1974 itu dikenal sebagai sosok yang lama berkecimpung di fungsi reserse dan pembinaan karier. Pengalamannya yang cukup berlapis membuat penunjukannya sebagai Kapolda Jateng menjadi sorotan, terutama karena jabatan ini menuntut kombinasi ketegasan operasional dan kemampuan membaca dinamika internal kepolisian.
Naik Jabatan lewat Mutasi Akhir Juli 2024
Irjen Ribut menduduki kursi Kapolda Jateng setelah masuk dalam mutasi dan rotasi 157 perwira tinggi serta perwira menengah Polri pada akhir Juli 2024. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/VII/KEP/2024 yang ditandatangani As-SDM Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo pada Jumat, 26 Juli 2024. Sebelum menerima amanah baru tersebut, Ribut menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier Sumber Daya Manusia Karobinkar SSDM Polri sejak 2021.
Rekam Jejak Panjang di Fungsi Reserse dan SDM
Lulusan Akademi Kepolisian 1996 ini meniti karier melalui sejumlah penugasan strategis. Namanya pernah tercatat sebagai Kasubbagkatpa Bagpangkat Robinkar SSDM Polri, lalu Kapolres Salatiga pada 2014, Kapolres Tegal pada 2015, dan Kabagbinkar Ro SDM Polda Jawa Timur pada 2016. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kapolresta Surakarta, sebelum bergeser ke jabatan yang lebih menonjol di bidang penegakan hukum.
Menangani kasus di level daerah
Pada 2019, Irjen Ribut menjabat Dirreskrimum Polda Kalimantan Tengah. Setelah itu, ia menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Akpol Lemdiklat Polri, lalu Kabagmutjab Robinkar SSDM Polri pada 2020. Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan pola karier yang tidak hanya bertumpu pada operasi lapangan, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Polri.
Dengan bekal pengalaman di reserse, kepemimpinan wilayah, dan pembinaan karier, Irjen Ribut Hari Wibowo kini memikul tanggung jawab baru di Jawa Tengah, salah satu wilayah dengan beban tugas kepolisian yang kerap menuntut kecepatan respons dan konsistensi pengawasan.
(maf)
Source link
