32 C
Jakarta

PBNU Buka Suara Logo NU Dipelesetkan Jadi Ulama Nambang

Published:

JAKARTA – Viral di media sosial, logo Nahdlatul Ulama (NU) dipelesetkan menjadi “Ulama Nambang” di tengah memanasnya polemik izin pertambangan untuk organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Unggahan itu memantik sorotan karena dianggap menyentuh simbol organisasi besar yang selama ini memiliki basis massa luas di Indonesia.

PBNU Nilai Pelesetan Logo Tidak Etis

Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Moh Mukri, menilai tindakan mengubah logo NU tersebut tidak pantas dilakukan. Ia menyebut pelesetan itu bukan sekadar bentuk kritik, melainkan sudah masuk wilayah yang tidak etis.

“Orang yang melakukan itu tak etis,” kata Mukri dalam pesan singkatnya, Jumat (21/6/2024).

Dalam unggahan yang beredar di X, logo NU tampak diubah dengan latar merah. Di bagian tengahnya ditambahkan gambar ekskavator, sementara di bagian atas terlihat beberapa tulisan “Rp”. Pada bagian bawah, terpampang tulisan “Ulama Nambang”.

Diseret ke Tengah Polemik Izin Tambang Ormas

Menurut Mukri, pelesetan tersebut muncul karena ada pihak yang tidak senang PBNU memperoleh izin mengelola tambang dari pemerintah. Ia menilai reaksi itu menunjukkan keberatan terhadap langkah NU yang dinilai bisa membuat organisasi semakin kuat secara ekonomi.

“Saya lihat orang itu jealous NU menerima tambang,” ujar Mukri.

Polemik izin pertambangan untuk ormas keagamaan memang belakangan menjadi perbincangan hangat. Di tengah situasi itu, simbol dan identitas organisasi ikut terseret, termasuk logo NU yang kemudian dipelintir menjadi bahan sindiran di media sosial.

Respons PBNU terhadap kasus ini memperlihatkan bahwa perdebatan tak lagi berhenti pada soal izin tambang, tetapi juga merembet ke penghormatan terhadap simbol kelembagaan yang selama ini dijaga dalam ruang publik.

(abd)

Source link

Related articles

Recent articles