25.6 C
Jakarta

Gibran Dinilai Perlu Buka Suara soal Fufufafa

Published:

JAKARTA — Sorotan terhadap akun Kaskus bernama Fufufafa terus menguat, dan di tengah riuh spekulasi itu, Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka dinilai tak bisa terus diam. Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai Gibran perlu memberi penjelasan agar polemik di ruang publik tidak berkembang liar.

Desakan untuk menjawab tudingan

Ujang menyebut, langkah pertama yang mesti dilakukan adalah memastikan terlebih dahulu apakah akun tersebut benar milik Gibran atau tidak. Menurut dia, klarifikasi terbuka justru lebih baik ketimbang membiarkan dugaan terus bergulir di media sosial.

“Saya sih melihat, ya harus dicek dulu akunnya punya Gibran atau bukan. Kalau memang iya, ya jangan ditutup-tutupi. Kalau memang iya, ya mengaku saja,” kata Ujang kepada SINDOnews, Senin (9/9/2024).

Ia menambahkan, jika memang terbukti akun itu terkait dengan Gibran, maka publik juga memiliki hak untuk menempuh langkah hukum bila terdapat unsur penghinaan atau pidana. Karena itu, menurut dia, pemeriksaan fakta harus dilakukan secara objektif dan jujur.

Istana minta dipastikan lebih dulu

Polemik ini sebelumnya juga mendapat respons dari Istana Kepresidenan. Staf Khusus Presiden Grace Natalie mengatakan tudingan bahwa Gibran adalah pemilik akun Kaskus Fufufafa belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Kan belum pasti ya, enggak tahu punya beliau atau enggak,” kata Grace kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).

Grace, yang juga politikus PSI, menegaskan bahwa persoalan ini perlu dipastikan lebih dulu sebelum menarik kesimpulan. “Dipastikan dulu,” ujarnya.

Akun yang kembali disorot publik

Fufufafa ramai dibicarakan di media sosial X, setelah sejumlah warganet mengaitkannya dengan komentar-komentar bernada mencela Prabowo Subianto dan keluarganya. Dugaan itu kemudian menyeret nama Gibran, yang kini telah ditetapkan sebagai Wakil Presiden Terpilih bersama Prabowo Subianto.

Jejak komentar akun tersebut disebut berasal dari periode 2014 hingga 2019, saat Prabowo dua kali menjadi lawan politik Jokowi dalam pemilihan presiden. Pada Pilpres 2014, Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa dan berhadapan dengan Jokowi-Jusuf Kalla. Pada Pilpres 2019, Prabowo maju bersama Sandiaga Uno melawan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Di tengah posisi Gibran yang akan dilantik sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang, tekanan agar ia memberi jawaban atas isu ini kian besar. Dalam situasi seperti itu, diam justru membuat spekulasi terus hidup dan memperlebar jarak antara rumor dan penjelasan yang semestinya.

(rca)

Source link

Related articles

Recent articles