JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 tidak bisa hanya diserahkan kepada penyelenggara pemilu. Menurut Kemendagri, keberhasilan pesta demokrasi di daerah sangat ditentukan oleh kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lain.
Waspadai Kerawanan Sejak Awal
Plh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Togap Simangunsong, mengingatkan sejumlah potensi gangguan yang perlu diantisipasi sejak dini. Kerawanan itu antara lain politik uang, gangguan keamanan, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, netralitas aparatur sipil negara, konflik antarpendukung pasangan calon, hingga sengketa hasil pilkada.
“Suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2024 tidak hanya menjadi tanggung jawab dari penyelenggara pemilu saja, dalam hal ini KPU, Bawaslu, dan DKPP. Akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama termasuk pemerintah dan pemerintah daerah serta unsur Forkopimda dan stakeholders terkait,” kata Togap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Papua Tengah, Sabtu (3/8/2024).
Pengalaman Pilkada Sebelumnya Jadi Peringatan
Togap menilai pengalaman pilkada sebelumnya harus menjadi pelajaran. Ia menekankan, potensi masalah hukum pascapilkada juga perlu diantisipasi karena dalam banyak pelaksanaan sebelumnya, hasil pemilihan kerap digugat ke Mahkamah Konstitusi.
Menurut dia, kondisi itu menjadi peringatan bagi penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi, termasuk TNI dan Polri, agar sejak awal menyiapkan langkah pencegahan yang lebih matang.
Empat Ukuran Keberhasilan Pilkada
Dalam pandangan Kemendagri, Pilkada Serentak 2024 dinilai berhasil jika memenuhi empat indikator utama. Pertama, berlangsung aman dan lancar. Kedua, partisipasi pemilih tinggi. Ketiga, tidak terjadi konflik yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Keempat, roda pemerintahan tetap berjalan normal setelah pemungutan suara.
“Jadi kalau kita belajar daripada pengalaman kemarin Pilpres dan Pileg kemarin, ini empat kriteria ini terpenuhi semua,” ujar Togap.
Papua Tengah Dinilai Siap
Togap juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah di Provinsi Papua Tengah yang dinilai telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan Pilkada 2024. Berdasarkan data yang diterima, persiapan teknis, terutama yang berkaitan dengan pembiayaan, disebut telah selesai atau hampir tuntas.
Pembiayaan itu mencakup dana hibah untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah, Badan Pengawas Pemilu Daerah, serta dukungan bagi aparat keamanan TNI dan Polri. “Jadi kalau sudah tuntas [pembiayaannya], apa pun bisa dikerjakan dengan baik,” kata Togap.
Source link
